KABARUNGKAPTUNTAS.ID – Kabupaten Bone Bolango menjadi daerah dengan laporan kebakaran lahan terbanyak di Provinsi Gorontalo. Dari 207 kejadian yang dicatat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo sejak 25 Juli 2026, sebanyak 104 kejadian berada di kabupaten ini.
Data itu tercantum dalam laporan kejadian Kebakaran Lahan yang disusun Koordalops PB BPBD Provinsi Gorontalo, diperbarui per 6 Oktober 2026 pukul 22.00 Wita. Jumlah laporan di Bone Bolango setara sekitar 50 persen dari seluruh kejadian di provinsi Gorontalo.
Kabupaten Gorontalo berada di urutan kedua dengan 52 laporan. Setelahnya ada kota gorontalo dengan 29 laporan, Gorontalo Utara 15 laporan, Boalemo 4 laporan, dan pohuwato 3 laporan. Jumlah di Bone Bolango dua kali lipat dari Kabupaten Gorontalo, dan hampir empat kali lipat dari Kota Gorontalo.
Di dalam Bone Bolango, kejadian paling banyak berasal dari kawasan Suwawa. Kecamatan Suwawa Tengah tercatat 21 kali, tertinggi di kabupaten itu. Desa lombongo muncul 9 kali, Desa Duano 6 kali, dan Desa Alale 5 kali. Dua kecamatan di sekitarnya, Suwawa Selatan dan Suwawa Timur, masing-masing mencatat 16 dan 12 laporan.
Dari sisi waktu, laporan terbanyak ada di hari Senin, 14 September 2026, yakni 16 kejadian dalam satu hari. Sepuluh diantaranya berlokasi di Bone Bolango. Kejadian di daerah ini masih berlanjut hingga data terakhir. Pada Selasa, 6 Oktober 2026, tercatat lima kebakaran di seluruh provinsi, dan empat diantaranya berada di Bone Bolango, yaitu di kecamatan Suwawa, Bulango Utara, Bone Pantai, dan Bulawa.
Berdasarkan laporan, hampir seluruh kejadian ditangani bersama oleh BPBD Provinsi, BPBD Kabupaten atau Kota, Damkar, serta TNI dan Polri. Untuk kejadian di popayato Timur, kabupaten Pohuwato, pada 15 September, BWS dan BPBPK ikur terlibat.
Sebagian titik tercatat berulang pada tanggal berbeda dengan koordinat yang sama, sehingga angka 207 menunjukan jumlah laporan kejadian, bukan jumlah lokasi. Laporan tersebut juga belum memuat penyebab kebakaran, luas lahan terdampak, maupun nilai kerugian.
















