KABARUNGKAPTUNTAS.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo Berupaya mengoptimalkan potensi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendukung pembiayaan pembangunan daerah secara mandiri.
Dalam pemaparan Tim Anggaran Daerah (TAPD), Gubernur Gorontalo menegaskan bahwa skema pengelolaan pendapatan daerah kini ditangani secara langsung oleh Bapenda mulai tahun ini. Dalam Konfrensi pers, Minggu (13/9/2026)
“Kenapa Kepala Bapenda? Karena mulai tahun ini pendapatan itu dikelola langsung oleh bapenda. Dulu pendapatan itu tahun-tahun lalu dikelola oleh Kepala Badan Keungan dan Aset,”ujar Gubernur saat membuka konfrensi pers.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, menyampaikan optimisme tinggi terhadap peningkatan pendapatan daerah. Berdasarkan data pendapatan terus menunjukan kenaikan positif dan pertumbuhan yang membaik dari tahun ke tahun.
“Di tahun 2027 sebenarnya kita sudah memiliki target yang telah ditetapkan dalam RPJMD. Namun demikian kami juga tidak melihat hanya sekedar target dalam RPJMD, tapi kita melihat realita yang terjadi di mana ada beberapa komponen dari indikator kinerja pembangunan kita, itu peningkatannya cukup besar. Sehingga kami menyampaikan ada yang dinamakan target optimis untuk 2027,” Jelas Kepala Bapenda.
Lebih lanjut, ia merinci target penerimaan PAD Provinsi Gorontalo yang diperkirakan mencapai Rp473,39 miliar. Sektor penyumbang terbesar oleh pajak daerah yang ditargetkan menembus angka Rp409,91 miliar, mencakup pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar Rp105,21 miliar, biaya balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) Rp81,70 miliar, serta pajak bahan bakar Rp113,94 miliar.
“Perlu kami sampaikan target PAD ini kami optimis dengan ditetapkan resiko kemandirian kita akan naik. Sekarang rasio kemandirian kita hanya 30% kami optimis kalau ini optimal bisa sampai 60% rasio kemandirian kita,” ungkapnya.
Untuk mencapai target tersebut, Bapenda Gorontalo terus meluncurkan berbagai inovasi layanan untuk mempermudah masyarakat dalam membayar pajak daerah, seperti Pelayanan satu pintu samsat dan banyak inovasi lainnya.
















