ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • About
  • FAQ
  • Contact Us
Newsletter
Kabar Ungkap Tuntas
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Kabar Ungkap Tuntas
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Kabar Ungkap Tuntas
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
Home Advertorial

Jenguk Suami Usai Operasi, Ibu Hamil Diinterogasi hingga Pendarahan — Ini Kata Kapolres

Redaksi KabarungkapTuntas by Redaksi KabarungkapTuntas
Juli 30, 2025
in Advertorial, Daerah, Hukum & Kriminal, Pemerintah, Politik
0
Jenguk Suami Usai Operasi, Ibu Hamil Diinterogasi hingga Pendarahan — Ini Kata Kapolres
203
SHARES
1.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gorontalo, KABARungkaptuntas.id —Seorang perempuan hamil berinisial SA mengaku mendapat perlakuan intimidatif dari Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, saat hendak membesuk suaminya yang sedang ditahan di sel Mapolres pada Minggu malam, 27 Juli 2025, sekitar pukul 18.30 WITA. Insiden tersebut membuat SA yang tengah mengandung tujuh bulan harus menjalani pemeriksaan hingga larut malam dan berujung pada pendarahan hebat.

Kepada sejumlah awak media, SA menceritakan bahwa dirinya datang ke Mapolres bersama adik laki-lakinya untuk mengantarkan makanan kepada sang suami, SV, yang belum lama ini menjalani operasi usus buntu.

Related articles

Kemenkum Gorontalo Perkuat Peran di Forkopimda, Dukung Proyek Perubahan Strategis

Kemenkum Gorontalo Perkuat Peran di Forkopimda, Dukung Proyek Perubahan Strategis

Agustus 24, 2026
Warga Bone Pantai Tolak Tambang PT Celebes Bone Mineral

Warga Bone Pantai Tolak Tambang PT Celebes Bone Mineral

Agustus 24, 2026

“Suami saya sudah beberapa bulan ditahan, dan baru saja menjalani operasi. Saya datang hanya untuk memastikan kondisinya baik-baik saja. Biasanya kalau tidak diberi izin, saya hanya titipkan makanan di piket dan langsung pulang. Tapi hari itu saya diizinkan masuk, jadi saya serahkan langsung ke suami saya,” ujar SA.

Menurut SA, setelah mendapat izin dari petugas piket, ia kemudian masuk ke area tahanan untuk menyerahkan makanan secara langsung. Namun, sesaat setelah berada di depan sel, Kapolres Pohuwato AKBP Busroni berhenti dan menegurnya. Dengan nada tinggi dan sikap yang disebutnya arogan, Kapolres langsung menegur keras SA.

“Beliau marah-marah, menunjuk-nunjuk saya dan berkata, ‘Kau ini tak mau dengar saya ya? Sudah berulang kali dilarang datang di luar jam besuk, tapi masih juga datang!’,” ungkap SA menirukan ucapan Kapolres.

Tak hanya dimarahi, SA juga mengaku diperintahkan untuk diperiksa lebih lanjut oleh personel Polres. Dua anggota polisi, yakni Fahmi Suleman dan seorang provos bernama Axel, kemudian membawa SA ke ruang pemeriksaan untuk dimintai keterangan.

Pemeriksaan tersebut, kata SA, berlangsung sejak pukul 18.30 WITA hingga pukul 01.30 dini hari, tanpa kehadiran pendamping hukum ataupun penjelasan mengenai hak-haknya sebagai warga negara.

“Selama diperiksa saya sudah merasa sakit di bagian perut. Saya bilang saya hamil, tapi tetap ditahan dan tak diizinkan pulang karena katanya itu perintah Kapolres,” jelas SA.

Setelah mengeluh kesakitan, SA akhirnya dipulangkan. Namun, dalam perjalanan pulang, ia mengalami pendarahan hebat. Keesokan harinya, SA dilarikan ke Rumah Sakit Bumi Panua (RSBP) Pohuwato.

Menurut SA, dari hasil pemeriksaan medis, diketahui bahwa usia kandungannya sudah menginjak 26 minggu atau sekitar tujuh bulan, dan ia telah memasuki pembukaan pertama.

Tanggapan Kapolres Pohuwato

Menanggapi tudingan tersebut, Kapolres Pohuwato AKBP Busroni membantah telah bersikap intimidatif terhadap SA. Ia menjelaskan bahwa sikap tegas yang diambil saat itu bukan ditujukan kepada SA, melainkan kepada petugas jaga yang dianggap melanggar prosedur.

“Saya lewat gedung tahanan usai magrib, hendak ke acara takziah. Di situ saya melihat ada ibu-ibu dan seorang anak berada di dalam ruang tahanan. Saya tanya ke petugas, ini hari Minggu, bukan hari besuk. Jadi kenapa bisa masuk? Dari keterangan anggota, ibu itu katanya memaksa,” ujar AKBP Busroni.

Menurutnya, tindakan pemeriksaan dilakukan untuk mendalami apakah ada kelalaian dari petugas atau pelanggaran prosedur oleh pengunjung.

“Ibu itu bukan ditahan, tapi dimintai keterangan sebagai saksi. Karena masuk ke area tahanan itu ada prosedurnya. Kami tindak lanjuti untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran yang dilakukan oleh anggota saya,” tegasnya.

Terkait kondisi kesehatan SA yang mengalami pendarahan usai diperiksa, Kapolres menyatakan pihaknya tidak mengetahui kejadian tersebut.

“Kami sama sekali tidak tahu soal pendarahan itu. Namun kami tegaskan kembali, masyarakat yang ingin membesuk keluarga di tahanan agar mengikuti aturan. Jam besuk sudah diatur, yaitu setiap hari Selasa dan Kamis,” pungkasnya. RED

Share81Tweet51Send

RelatedPosts

Kemenkum Gorontalo Perkuat Peran di Forkopimda, Dukung Proyek Perubahan Strategis

Kemenkum Gorontalo Perkuat Peran di Forkopimda, Dukung Proyek Perubahan Strategis

by Redaksi KabarungkapTuntas
Agustus 24, 2026
0

KABARUNGKAPTUNTAS.ID — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Gorontalo, Raymond J.H. Takasenseran, menegaskan dukungannya terhadap penguatan peran Kemenkum dalam Forum...

Warga Bone Pantai Tolak Tambang PT Celebes Bone Mineral

Warga Bone Pantai Tolak Tambang PT Celebes Bone Mineral

by Redaksi KabarungkapTuntas
Agustus 24, 2026
0

KABARUNGKAPTUNTAS.ID - Penolakan terhadap aktivitas pertambangan PT Celebes Bone Mineral kembali disuarakan warga Kecamatan Bone Pantai. Aspirasi tersebut disampaikan Aliansi...

Misteri Hilangnya Eca di Boalemo Belum Terungkap, Polisi Kembali Bergerak

Misteri Hilangnya Eca di Boalemo Belum Terungkap, Polisi Kembali Bergerak

by Redaksi KabarungkapTuntas
Agustus 23, 2026
0

KABARUNGKAPTUNTAS.ID — Ditreskrimum Polda Gorontalo kembali melakukan pencarian terkait hilangnya Santi Ibrahim alias Eca, warga yang dilaporkan hilang sejak 19...

Empat Terduga Pelaku Pencurian 200 Kg Kopra di Tibawa Diamankan Polisi

Empat Terduga Pelaku Pencurian 200 Kg Kopra di Tibawa Diamankan Polisi

by Redaksi KabarungkapTuntas
Agustus 22, 2026
0

KABARUNGKAPTUNTAS.ID  — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Gorontalo berhasil mengungkap kasus pencurian sekitar 200 kilogram kopra di Desa...

Penikaman di Heledulaa Utara, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Penikaman di Heledulaa Utara, Polisi Amankan Terduga Pelaku

by Redaksi KabarungkapTuntas
Agustus 22, 2026
0

KABARUNGKAPTUNTAS.ID - Tim URC Sat Reskrim Polresta Gorontalo Kota mengamankan seorang pria berinisial FM (26), terduga pelaku penganiayaan menggunakan senjata...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pegawai Negeri Sipil di Pohuwato Ditahan atas Dugaan Pemalsuan Akta Kematian, Polisi Bertindak Tegas

Pegawai Negeri Sipil di Pohuwato Ditahan atas Dugaan Pemalsuan Akta Kematian, Polisi Bertindak Tegas

Agustus 2, 2025
Picsart_25-05-07_23-16-43-734

Makin Tidak Takut Daeng Bodi Miliki 6 Unit Excavator Rusak CA Dam, Kacili Polisi dan Gakkum, BKSDA serta Kehutanan

Mei 5, 2026
Picsart_25-05-07_23-16-43-734

PETI Nanasi, Dulamayo dan Alamotu Landang Pungli Tim Patroli perusahaan Minta Siraman dan Uang 2 juta 500 Perhari

April 9, 2026
Dugaan Penegakan Hukum Tebang Pilih di Dengilo: Marten Kecewa, Ancam Tempuh Jalur Mabes Polri

Dugaan Penegakan Hukum Tebang Pilih di Dengilo: Marten Kecewa, Ancam Tempuh Jalur Mabes Polri

Mei 20, 2025

US Commodities Regulator Beefs Up Bitcoin Futures Review

0

Bitcoin Hits 2018 Low as Concerns Mount on Regulation, Viability

0

India: Bitcoin Prices Drop As Media Misinterprets Gov’s Regulation Speech

0

Bitcoin’s Main Rival Ethereum Hits A Fresh Record High: $425.55

0
Kemenkum Gorontalo Perkuat Peran di Forkopimda, Dukung Proyek Perubahan Strategis

Kemenkum Gorontalo Perkuat Peran di Forkopimda, Dukung Proyek Perubahan Strategis

Agustus 24, 2026
Mahasiswa Baru Pendidikan Ekonomi UNG Pertanyakan Iuran Temu PA Rp100 Ribu

Mahasiswa Baru Pendidikan Ekonomi UNG Pertanyakan Iuran Temu PA Rp100 Ribu

Agustus 24, 2026
KKI 2026, UMKM Gorontalo Raup Rp298,3 Juta, Naik 186,8 Persen

KKI 2026, UMKM Gorontalo Raup Rp298,3 Juta, Naik 186,8 Persen

Agustus 24, 2026
Warga Bone Pantai Tolak Tambang PT Celebes Bone Mineral

Warga Bone Pantai Tolak Tambang PT Celebes Bone Mineral

Agustus 24, 2026

Kabarungkaptuntas.id – Telusur!

Menyajikan berita faktual, berimbang dan terpercaya.

Kategori
  • Advertorial
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Parlemen
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
Tag
Aliansi Peduli Lingkungan Altcoin Amdal Gorontalo Bank Indonesia Bitcoin drops Bitcoin Wallet Bone Pantai Cointelegraph Cryptocurrency DPRD Provinsi Gorontalo Eca hilang Ekonomi Gorontalo Forkopimda Gorontalo Heledulaa Utara ICO Investment Iuran Mahasiswa Kampus Gorontalo Kejati Gorontalo Kemenkum Gorontalo Kementerian Hukum KKI 2026 Kriminal Gorontalo Lending Mahasiswa UNG Market Stories Mining Bitcoin Pencurian Kopra Pendidikan Ekonomi Penolakan Tambang Pertambangan Gorontalo Polres Gorontalo Polresta Gorontalo Kota Produk Lokal Proyek Perubahan PT Celebes Bone Mineral Raymond Takasenseran Regulasi Daerah Supremasi Hukum Temu PA Tibawa Transparansi Dana UMKM Gorontalo UMKM Indonesia UNG Gorontalo
  • Redaksi
  • About
  • FAQ
  • Contact Us
© 2025 Hosted by Cell Cloud Services – Copyright by PT Kabar Multimedia Group.
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pemerintah
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan

© 2025 Kabarungkaptuntas.id - hosted by Cell Cloud Services.